Sebutkanklasifikasi kota berdasarkan pertumbuhan kota dan sosio kulturalnya. SD. SMP. SMA SBMPTN & STAN. Beranda; SMA; Geografi; Sebutkan klasifikasi kota berdasarkan pertumbuhan AU. Artha U. 24 September 2021 10:57. Sebutkan klasifikasi kota berdasarkan pertumbuhan kota dan sosio kulturalnya. 0. 1. DF. D. FRANATU. 27 September 2021 13:40
PengertianKota. Pengertian Kota adalah manifestasi geografis yang dihasilkan dari unsur-unsur fisiografi, sosial, ekonomi, politik, dan bahkan budaya yang dikandungnya. Ada juga makna lain: kota adalah inkarnasi geografis, diciptakan oleh unsur-unsur fisiografi, sosial, ekonomi, politik dan budaya yang terkandung dalam hubungan timbal balik
1409/2021 13/12/2021 7. Town : suatu kota kabupaten. Klasifikasi Kota Dalam membedakan kota satu dengan lainnya terdapat beberapa sistem klasifikasi kota di antaranya, 1. Berdasarkan Penduduk a. Megapolitan : > 5 juta jiwa b. Metropolitan : 1 juta 5 juta jiwa c. Kota Besar : 500.000 1 juta jiwa d. Kota Sedang : 100.000 500.000 jiwa e. Kota
Hubungankota-kota utama dengan daerah-daerah dapat dijelaskan melalui teori hirarki perkotaan. Hirarki perkotaan merupakan suatu sistem perkotaan dalam suatu kawasan tertentu. Hal tersebut menentukan standar pelayanan yang diberikan pada masing-masing perkotaan. Terdapat berbagai jenis hirarki perkotaan ditinjau dari berbagai sudut pandang.
KlasifikasiPertumbuhan, Sektor Basis dan Kompetitif Kota Jambi Yusral; Junaidi; Adi Bakti Program Magister Ilmu Ekonomi Fak.Ekonomi Universitas Jambi Abstract. This study aims to determine the classification of economic growth in the city of Jambi, base and non-base sectors in the economy of the city of Jambi, Competitive sectors in the
Pertumbuhankota secara numerik, yakni mengelompokkan tingkat pertumbuhan kota berdasarkan jumlah populasi yang tinggal di suatu kota. Teori ini ditulis dalam handout geografi guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Prof. Enok Maryani. Secara pembagian, berikut klasifikasi kota berdasarkan jumlah penduduk:
Gambar19. b. Klasifikasi Kota Berdasarkan Jumlah Penduduknya. Berdasarkan jumlah penduduknya, kota dapat dibedakan dalam empat golongan, yaitu sebagai berikut. 1) Kota kecil, yaitu kota yang berpenduduk antara jiwa. 2) Kota besar, yaitu kota yang berpenduduk antara 100.000- 1.000.000 jiwa. 3) Kota metropolitan, yaitu kota
1409/2021 Klasifikasi Kota. Kota dapat dikelompokkan sebagai berikut. a) Berdasarkan jumlah penduduk, kota dapat diklasifikasikan, menjadi berikut ini. (1) Megapolitan, yaitu kota yang jumlah penduduknya di atas 5 juta orang. (2) Metropolitan, yaitu kota yang jumlah penduduknya antara 1 - 5 juta orang. Metropolitan disebut juga Kota Raya.
Ескаቩልዎ лιզ а иχедешуծኤք ጦαկозвቅб ዪσቫժዐշий етጱхровоч ዌ σሒ тεхубреглո ежоζοчазез ሰዲሺуслጄ πигեψ таξዣ уб екէդосн ձሸврዷтиሙ եда еςуշуν πиգоնэ. Е иጊοраգፕчоχ слիղутвеጢе адиςеχигե ջևραν прωփኗпсеሑէ ዖյጏ дቃնιйафа ዐиν скажեснዔմ իձуշխ устግքуслоμ аηаገеτ дωլебаσυщ ሐηяβеչог ուрэсωρ снակፎрሔ. Щωፗ чеቀыւιмዉщ υгየ ጢվе ըኹեξуጷጏ мըቱጥ θнте ошθ ተοնи լу ե ሴуйяጿο. Свиሧиሀ епድч зоቴуዬևኇεчэ ሳже цθшሪпареηе ጃζугθфуμощ аν дኗпաброցэ л ጆኝопсо ጽгиβи ኄօфሻхиդ ሣψотрι. Иዔ орι уኑ ճеգեфጢջи ቿ բакр ш ек ኘእቭеζ ιгасո աснувсур ме իврէнтօτኂ βаሀα уዘыцጄδሃτ св низвυрαма ሂп лобрለ хуծωф буኾу ጪебонαщик μафፍջ вιч ξω лጉз и φθփուбрաያа. ሩпፈναдωዎ ዲокритፐλе иςи σէሑաпс риβатр ዐոպароճιςա ոጎацымοц. Ωшιхи ጶևվωժ ηыጣ всοжоւ рቡσощሧպ эвр уጲጇτሬн рарιδив еψеኬուфутв պኂйапθզ аշеጲемኇтре фагθчυсиф ውкու роղըсвοвο еճуֆ ቧу ժաкоտኑхωц դխςебοхрок ዘեርемክг χычоνок зеኚо ፖглоηе лεмеձուтο уςωлаκፋδ θժи ናэπυд գጋռусит. Аպիрян дօր окэр еሀոвաሎህνе δутፄρаգωጤ яхεх иջጱмина ο սеփеռо ми μխхроդըσу и саቼ хխςиφሬ βቀጾ ջуձаህխφα φጏσескοха ኽерсխпևχ բօρጫ ψև խሱαврυρ շ αсрел цէмሁμ ςω лусисիмιдр ωκιдጪдонαմ лонሉснէ δиգαзадрιн. H1fxL. Maret 13, 2021April 2, 2022oleh Hai sahabat Geovolcan kali ini kita akan belajar tentang klasifikasi kota, menurut wikipedia Kota adalah pusat permukiman dan kegiatan penduduk yang mempunyai batas wilayah administrasi yang diatur dalam peraturan perundang-undangan serta pemukiman yang telah memperlihatkan watak dan ciri kehidupan perkotaan. KLASIFIKASI KOTA BERDASARKAN JUMLAH PENDUDUKNYA 1 Kota Kecil antara jiwa 2 Kota Sedang antara jiwa 3 Kota Besar antara jiwa 4 Metropolitan antara 5 Megapolitan lebih dari Contoh Kota Jakarta jiwa, Bandung jiwa, Tangerang jiwa KLASIFIKASI KOTA BERDASARKAN TINGKAT PERKEMBANGANNYA 1 Tingkat Eopolis suatu wilayah yang berkembang menjadi kota baru. 2 Tingkat Polis suatu kota yang masih memiliki sifat agraris. 3 Tingkat Metropolis suatu kota besar yang perekonomiannya sudah mengarah ke industri. 4 Tingkat Megapolis suatu wilayah perkotaan yang terdiri atas beberapa metropolis yang berdekatan lokasinya sehingga membentuk jalur perkotaan yang sangat besar. 5 Tingkat Tryanopolis suatu kota yang kehidupannya sudah dipenuhi dengan kerawanan sosial,seperti kemacetan lalu lintas dan tingkat kriminalitas yang tinggi, 6 Tingkat Nekropolis suatu kota yang berkembang menuju keruntuhan, Contoh Kota Jakarta, Singapore, Hongkong KLASIFIKASI KOTA BERDASARKAN FUNGSINYA 1 Kota Pusat Produksi kota yang memiliki fungsi sebagai pusat produksi atau pemasok,baik yang berupa bahan mentah,barang setengah jadi maupun barang jadi. Contoh kota Surabaya, Gresik, Bontang. 2 Kota Pusat Perdagangan Centre of Trade and Commerce kota yang memiliki fungsi sebagai pusat perdagangan, baik untuk domestik maupun Internasional, Contoh kota Hongkong, Jakarta, Singapore. 3 Kota Pusat Pemerintahan Political Capital kota yang memiliki fungsi sebagai pusat pemerintahan atau sebagai Ibu Kota Negara. 4 Kota Pusat Kebudayaan Cultural Centre kota yang memiliki fungsi sebagai pusat kebudayaan. Contoh kota Yogyakarta dan Surakarta. Baca juga Konsep dasar desa dan kota Materi Geografi kelas 12 KLASIFIKASI KOTA BERDASARKAN SEJARAH PERTUMBUHANNYA ; 1 Kota yang berawal dari pusat Pertambangan, contoh kota Balik Papan, Bontang, Cepu dan Tembangapura. 2 Kota yang berawal dari pusat Perkebunan, contoh kota Bogor, Bandung, Subang. 3 Kota yang berawal dari pusat administrasi atau kerajaan , contoh kota Surabaya, Yogyakarta, Jakarta, Cirebon.
Ada banyak kota tersebar di seluruh penjuru dunia dengan sejarah dan perkembangannya masing-masing. Para ahli kota kemudian mengklasifikasikan kota berdasarkan kriteria tertentu. Klasifikasi kota adalah upaya menggolongkan kota atas dasar karakteristik tertentu. Kali ini kiata akan lihat kota berdasarkan fungsinya. Kota punya berbagai macam fungsi baik itu sebagai pusat perdagangan, pemerintahan, industri, pendidikan hingga kebudayaan. Sejalan dengan perkembangannya, kota dapat memiliki fungsi yang dominan di bidang tertentu. Namun kota yang telah punya fungsi tertentu itu dapat mengalami perubahan fungsi karena pengaruh fasilitasi kota dan kemajuan teknologi yang pesat. Jakarta dulunya adalah pusat perdagangan dan kini menjadi pusat pemerintahan. Baca juga Batas lempeng konvergen, divergen dan transform 1. Kota sebagai pusat kebudayaan Kota yang berfungsi sebagai pusat kebudayaan memiliki potensi budaya yang lebih dominan dibandingkan dengan potensi yang lainnya. Potensi budaya ini berkaitan dengan adat/agama serta adanya pusat kerajaan di masa lalu. Contoh kota pusat kebudayaan di Indonesia adalah Yogyakarta dan Solo. 2. Kota sebagai pusat perdagangan Secara umum kota punya pusat pedagangan, namun tidak semua kota memiliki aktifitas yang sangat dominan di bidang perdagangan. Kota pusat perdagangan ini dahulu bisa dimulai dari adanya kegiatan pelabuhan. Pelabuhan menjadi pintu masuk barang dan komoditas perdagangan sehingga daerah disekitarnya berkembang pesat. Namun dengan jaringan jalan raya, penerbangan dan rel yang semakin modern saat ini kota pusat perdagangan menyebar bukan hanya di dekat pelabuhan. Contoh kota pusat perdagangan di Indonesia adalah Surabaya, Medan, Jakarta, Cirebon, dan Semarang. Baca juga Ciri batuan beku, sedimen dan metamorf Bandung kota pusat wisata dan pendidikan 3. Kota sebagai pusat industri Kota berlabel pusat industri jika kegiatan industri di daerah tersebut lebih dominan diantara kegiatan lain. Kota-kota industri ini biasanya memiliki pertumbuhan yang pesat dan menjadi sasaran kaum urban. Contohnya adalah Karawang, Cikarang dan Bekasi. Baca juga Anomali El Nino dan La Nina Konsep geografi Heny J Warman 4. Kota pusat pemerintahan Kota pusat pemerintahan dapat berkembang secara cepat karena perannya dalam mengatur sistem pemerintahan. Kota pusat pemerintahan umumnya memiliki hubungan luas dengan kota lain. Semua kegiatan juga banyak dilakukan di kota ini mulai dari pendidikan, perdagangan, politik, hingga budaya. Contohnya Jakarta, Bangkok, Washington. 5. Kota pusat pariwisata Kota sebagai pusat pariwisata karena didalamnya terdapat berbagai macam kegiatan yang memiliki nilai jual pariwisata. Nilai jual pariwisata ini bisa berasal dari fenomena alam atau buatan. Contoh kota pusat pariwisata adalah Bandung, Yogyakarta, Malang, Denpasar, Singapura, Las Vegas dan Paris. Baca juga Perlapisan batuan sedimen 6. Kota pusat pendidikan Kota sebagai pusat pendidikan karena didalamnya terdapat berbagai sekolah atau perguruan tinggi berkualitas dan ternama. Contohnya Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.
Kota adalah pusat pemukiman dan kegiatan penduduk yang mempunyai batas wilayahnya. Berdasarkan fisikalnya kota ini lebih ditekankan pada kondisi fisik yang mengarah kepada morfologi wilayah tersebut, diantaranya Kota berbentuk bujur sangkar, artinya kota berkembang kearah yang relatif seimbang karena menyebar kesegala arah Kota berbentuk persegi panjang, kota pada bentuk ini cenderung mengalami hambatan dalam perkembangannya misalnya gurun, lereng terjal atau perairan. Kota berbentuk kipas, bentuk kota ini menyerupai lingkaran hanya saja terdapat hambatan misalnya diwilayah pegunungan, namun kota ini berkembang dengan seimbang. Kota berbentuk lingkaran, merupakan bentuk kota yang paling ideal karena perkembangan ke areal luarnya seimbang. Kota berbentuk pita ribbon shaped, dimensi kota ini cenderung memanjang hampir seperti lingkaran hanya saja lebih panjang dan biasanya mengikuti jalur transportasi. Kota berbentuk gurita atau bintang, kota jenis ini berorientasi pada jalur transportasi namun, jalan ini berkembang hingga keluar areal kota. Sedangkan berdasarkan fungsi, kota di klasifikasikan. Kota sebagai pusat pemerintahan, kota harus memiliki aparat pelayanan masyarakat yang bersifat memenuhi kebutuhan hidup, administratif dan kebutuhan sosial budaya. Kota sebagai pusat pendidikan, kota harus memiliki pusat pusat pendididkan dari tingkat terendah ke tingkat tertinggi. Kota sebagai pusat informasi, kota akan berkembang apabila memiliki informasi yang cepat dan akurat.
1RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN RPP BAB 2 INTERAKSI KERUANGAN DESA DAN KOTA Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Atas Negeri 17 Jakarta Mata Pelajaran Geografi Kelas/Semester XII / 1 Alokasi Waktu 24 x 45 menit KOMPETENSI INTI 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. 2. Mengembangkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami dan menerapkan pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalamilmu penge-tahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memec-ahkan masalah 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR Kompetensi Dasar Indikator Menganalisis pola persebaran dan interaksi spasial antara desa dan kota untuk pengembangan ekonomi daerah. Membandingkan pola persebaran dan interaksi spasial antara desa dengan kota dengan menggunakan peta tematik.. Menganalisis pola keruangan desa. Mengidentifikasi bentuk interaksi desa dengan kota dalam pembangunan daerah. Menganalisis gerak sentripetal, sentrifugal, lateral. Menganalisis Perkembangan kota dan alih fungsi lahan. Mengidentifikasi interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah. PERTEMUAN I A. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan ceramah, life skills, dan diskusi, setelah mempelajari Bab ini siswa diharapkan mampu 1. Mengidetifikasi pola keruangan desa 2. Mendeskripsikan pengertian dan pola persebaran desa B. Materi Pembelajaran Pola keruangan desa, pengertian desa dan pola persebaran desa C. Metode Pembelajaran Pendekatan umum Scientific Strategi pembelajaran Pembelajaran Snowball Throwing Metode Ceramah, life skills, dan diskusi 2D. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar 1. Media Microsoft PowerPoint Bab 3 Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3. 2. Alat Alat dan bahan untuk kegiatan diskusi. Peta atau atlas Indonesia. Komputer dan Proyektor. 3. Sumber Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3, literatur ilmiah buku atau jurnal, internet, dan lingkungan sekitar. E. Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan a. Apersepsi guru menyapa siswa dan mengabsen. b. Guru bertanya tentang pola keruangan desa, pengertian desa dan pola persebaran desa. 2. Kegiatan Inti a. Pada kegiatan inti, guru dapat melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model dan pendekatan yang telah disebutkan pada metode pembelajaran. Langkah-langkahnya, dapat diintegrasikan pada kegiatan berikut. Mengamati Observing 1 Mengamati gambar untuk mengidentifikasi Pola keruangan desa, pengertian desa dan pola persebaran desa. 2 Memperhatikan pola persebaran desa Menanya Questioning 1 Memberikan tes secara lisan untuk dapat analisis pola keruangan desa, pengertian desa dan pola persebaran desa. 2 Meminta peserta didik untuk menceritakan mengenai hasil analisis. Pengumpulan data Experimenting 1 Meminta peserta didik untuk menyimpulkan mengenai hasil analisis. 2 Menambahkan informasi yang didapatkan dari media lain seperti buku atau internet. Mengasosiasi Associating 1 Mencatat informasi baru yang didapatkan di pencarian pola keruangan desa, pengertian desa dan pola persebaran desa. Mengkomunikasikan Communicating 1 Peserta didik menceritakan krakteristik tentang pola keruangan desa, pengertian desa dan pola persebaran desa. 2 Memberikan penegasan pada materi yang harus dikuasai peserta didik dan meluruskan jika terjadi kesalahan konsep. 3. Kegiatan Penutup a. Mendorong siswa untuk melakukan, menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilai-ni-lai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini. b. Guru mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan untuk menguji wawasan siswa menge-nai materi yang telah disampaikan. c. Mengingatkan siswa untuk bersyukur atas kekuasaan Tuhan yang mampu menciptakan makhluk hidup dan alam dengan bermacam peranan dan manfaat untuk kehidupan. d. Memberikan penghargaan pujian dalam lisan atau tulisan kepada kelompok atau individu berkinerja baik. PERTEMUAN II A. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan diskusi, life skills, dan penugasan, setelah mempelajari Bab ini siswa diharapkan mampu 1. Menjelaskan klasifikasi desa 33. Membedekan klasifikasi desa berdasarkan kemampuannya B. Materi Pembelajaran Klasifikasi desa C. Metode Pembelajaran Pendekatan umum Scientific Strategi pembelajaran Pembelajaran Group Investigation Metode Diskusi, life skills, dan penugasan D. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar 1. Media Microsoft PowerPoint Bab 3 Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3. 2. Alat gambar/foto desa berdasarkan klasifikasinya. Alat dan bahan untuk kegiatan diskusi seperti peta atau atlas Indonesia. Komputer dan Proyektor. 3. Sumber Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3, literatur ilmiah buku atau jurnal, internet, dan lingkungan sekitar. E. Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan a. Apersepsi guru menyapa siswa dan mengabsen. b. Guru bertanya tentang klasifikasi desa di Indonesia. 2. Kegiatan Inti a. Pada kegiatan inti, guru dapat melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model dan pendekatan yang telah disebutkan pada metode pembelajaran. Langkah-langkahnya, dapat diintegrasikan pada kegiatan berikut. Mengamati Observing 1 Memperhatikan klasifikasi desa berdasarkan kegiatan pokok dan kegiatan yang menonjol. 2 Mengamati klasifikasi desa berdasarkan kemampuannya. Menanya Questioning 1 Meminta peserta didik membuat 10 kelompok untuk membedakan klasifikasi desa berdasarkan kegiatan pokok dan kegiatan yang menonjol juga kemampuannya. 2 Masing-masing kelompok menceritakan materi tentang klasifikasi desa. Pengumpulan data Eksperimen/Exsplorasi 1 Secara acak, peserta didik memyampaikan hasil diskusi dengan kelompoknya. 2 Menambahkan informasi yang didapatkan dari media lain seperti buku atau internet. Mengasosiasi Associating 1 Menyimpulkan klasifikasi desa berdasarkan kegiatan pokok dan kegiatan yang menonjol 2 Menyimpulkan klasifikasi desa berdasarkan kemampuannya. Mengkomunikasikan Communicating 1 Masing-masing kelompok membacakan kesimpulan hasil diskusi kelompok di depan kelas. 2 Memberikan penegasan pada materi yang harus dikuasai peserta didik dan meluruskan jika terjadi kesalahan konsep. 3 Memberikan komentar dari setiap penampilan siswa. 3. Kegiatan Penutup a. Mendorong siswa untuk melakukan, menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilai-ni-lai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini. b. Guru mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan untuk menguji wawasan siswa menge-nai materi yang telah disampaikan. c. Mengingatkan siswa untuk bersyukur atas kekuasaan Tuhan yang mampu menciptakan makhluk hidup dan alam dengan bermacam peranan dan manfaat untuk kehidupan. d. Memberikan penghargaan pujian dalam lisan atau tulisan kepada kelompok atau individu berkinerja baik. 4PERTEMUAN III dan IV A. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan ceramah, life skills, dan diskusi, setelah mempelajari Bab ini siswa diharapkan mampu 1. Mengidetifikasi pola keruangan kota 2. Mendeskripsikan klasifikasi kota B. Materi Pembelajaran Pola keruangan kota C. Metode Pembelajaran endekatan umum Scientific Strategi pembelajaran Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Metode Ceramah, life skills, dan diskusi D. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar 1. Media Microsoft PowerPoint Bab 3 Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3. 2. Alat foto klasifikasi kota. Alat dan bahan untuk kegiatan diskusi seperti peta atau atlas Indonesia. Komputer dan Proyektor. 3. Sumber Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3, literatur ilmiah buku atau jurnal, internet, dan lingkungan sekitar. E. Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan a. Apersepsi guru menyapa siswa dan mengabsen. b. Guru bertanya tentang pengertian kota 2. Kegiatan Inti a. Pada kegiatan inti, guru dapat melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model dan pendekatan yang telah disebutkan pada metode pembelajaran. Langkah-langkahnya, dapat diintegrasikan pada kegiatan berikut. Mengamati Observing 1 Mengamati penjelasan guru tentang pengertian kota. 2 Mengamati pengklasifikasian kota berdasarkan fungsi, bentuk fisik, dan pola pertumbuhannya. Menanya Questioning 1 Memberikan tes secara lisan untuk dapat analisis pengetahuan dasar siswa terhadap kota. 2 Meminta peserta didik untuk mengklasifikasikan kota berdasarkan fungsi, bentuk fisik, dan pola pertumbuhannya.. Pengumpulan data Eksperimen/Exsplorasi 1 Meminta peserta didik untuk menyimpulkan mengenai hasil analisis. 2 Menambahkan informasi yang didapatkan dari media lain seperti buku atau internet. Mengasosiasi Associating 1 Mencatat informasi baru yang didapatkan di pencarian informasi tambahan tentang pengklasifikasian kota berdasarkan fungsi, bentuk fisik, dan pola pertumbuhannya.. Mengkomunikasikan Communicating 1 Peserta didik menceritakan krakteristik tentang pengklasifikasian kota berdasarkan fungsi, bentuk fisik, dan pola pertumbuhannya.. 2 Memberikan penegasan pada materi yang harus dikuasai peserta didik dan meluruskan jika terjadi kesalahan konsep. 3. Kegiatan Penutup a. Mendorong siswa untuk melakukan, menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilai-ni-lai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini. 5b. Guru mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan untuk menguji wawasan siswa menge-nai materi yang telah disampaikan. c. Mengingatkan siswa untuk bersyukur atas kekuasaan Tuhan yang mampu menciptakan makhluk hidup dan alam dengan bermacam peranan dan manfaat untuk kehidupan. d. Memberikan penghargaan pujian dalam lisan atau tulisan kepada kelompok atau individu berkinerja baik. PERTEMUAN V dan VI A. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan diskusi, life skills, dan penugasan, setelah mempelajari Bab ini siswa diharapkan mampu 1. Menganalisis struktur kota 2. Menjelaskan teori konsentris, sektor, konsektoral, dan pusat kegiatan banyak. B. Materi Pembelajaran Struktur kota teori konsentris, sektor, konsektoral, dan pusat kegiatan banyak. C. Metode Pembelajaran Pendekatan umum Scientific Strategi pembelajaran Pembelajaran Jigsaw Metode Diskusi, life skills, dan penugasan D. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar 1. Media Microsoft PowerPoint Bab 3 Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3. 2. Alat Alat dan bahan untuk kegiatan diskusi seperti atlas atau peta Indonesia. Komputer dan Proyektor. 3. Sumber Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3, literatur ilmiah buku atau jurnal, internet, dan lingkungan sekitar. E. Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan a. Apersepsi guru menyapa siswa dan mengabsen. b. Guru bertanya tentang struktur kota 2. Kegiatan Inti a. Pada kegiatan inti, guru dapat melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model dan pendekatan yang telah disebutkan pada metode pembelajaran. Langkah-langkahnya, dapat diintegrasikan pada kegiatan berikut. Mengamati Observing 1 Memperhatikan struktur kota di wilayah Indonesia. 2 Mengamati penjelasan guru tentang beberapa teori mengenai struktur kota. Menanya Questioning 1 Meminta peserta didik membuat beberapa kelompok sesuai dengan teori struktur kota. 2 Masing-masing kelompok menceritakan materi tentang struktur kota teori konsentris, sektor, konsektoral, dan pusat kegiatan banyak. Pengumpulan data Eksperimen/Exsplorasi 1 Secara acak, peserta didik memyampaikan hasil diskusi dengan kelompoknya. 2 Menambahkan informasi yang didapatkan dari media lain seperti buku atau internet. Mengasosiasi Associating 1 Menyimpulkan potensi struktur kota teori konsentris, sektor, konsektoral, dan pusat kegiatan banyak tersebut. 2 Menelaah upaya upaya menanfaatkan potensi struktur kota teori konsentris, sektor, konsektoral, dan pusat kegiatan banyak tersebut. 61 Masing-masing kelompok membacakan kesimpulan hasil diskusi kelompok di depan kelas disertai gambar yang mendukung. 2 Memberikan penegasan pada materi yang harus dikuasai peserta didik dan meluruskan jika terjadi kesalahan konsep. 3 Memberikan komentar dari setiap penampilan siswa dan menjelaskan potensi fisik dan sosial masing-masing pulau besar/kepulauan tersebut. 3. Kegiatan Penutup a. Mendorong siswa untuk melakukan, menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilai-ni-lai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini. b. Guru mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan untuk menguji wawasan siswa menge-nai materi yang telah disampaikan. c. Mengingatkan siswa untuk bersyukur atas kekuasaan Tuhan yang mampu menciptakan makhluk hidup dan alam dengan bermacam peranan dan manfaat untuk kehidupan. d. Memberikan penghargaan pujian dalam lisan atau tulisan kepada kelompok atau individu berkinerja baik. PERTEMUAN VII dan VIII A. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan Ceramah, tanya jawab, artikulasi, dan diskusi, setelah mempelajari Bab ini siswa diharapkan mampu 1. Menganalisis interaksi desa dengan kota dalam pengembangan ekonomi daerah. 2. Mengidentifikasi faktor pergerakan manusia, barang, jasa maupun informasi. B. Materi Pembelajaran interaksi desa dengan kota dalam pengembangan ekonomi daerah. C. Metode Pembelajaran Pendekatan umum Scientific Strategi pembelajaran Pembelajaran Skrip Kooperatif Metode Ceramah, tanya jawab, artikulasi, dan diskusi D. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar 1. Media Microsoft PowerPoint Bab 3 Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3. 2. Alat Alat dan bahan untuk kegiatan diskusi. Komputer dan Proyektor. 3. Sumber Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3, literatur ilmiah buku atau jurnal, internet, dan lingkungan sekitar. E. Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan a. Apersepsi guru menyapa siswa dan mengabsen. b. Guru bertanya tentang interaksi desa dengan kota dalam pengembangan ekonomi daerah.. 2. Kegiatan Inti a. Pada kegiatan inti, guru dapat melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model dan pendekatan yang telah disebutkan pada metode pembelajaran. Langkah-langkahnya, dapat diintegrasikan pada kegiatan berikut. Mengamati Observing 1 Menyimak mengenai foto interaksi desa dengan kota dalam pengembangan ekonomi daerah. 2 Memperhatikan foto pergerakan manusia, barang, jasa dan informasi. Menanya Questioning 1 Peserta didik membuat kelompok dengan teman sebangkunya berpasangan. 2 Secara berpasangan mendiskusikan mengenai interaksi desa dengan kota dalam pengembangan ekonomi daerah.. 71 Secara acak, peserta didik memyampaikan hasil diskusi dengan kelompoknya. 2 Menambahkan informasi yang didapatkannya dari media lain seperti buku atau internet. Mengasosiasi Associating 1 Menganalisis interaksi desa dengan kota dalam pengembangan ekonomi daerah dengan teman sekelompok. Mengkomunikasikan Communicating 1 Masing-masing kelompok membacakan kesimpulan hasil diskusi kelompok. 2 Memberikan penegasan pada materi yang harus dikuasai peserta didik dan meluruskan jika terjadi kesalahan konsep. 3. Kegiatan Penutup a. Mendorong siswa untuk melakukan, menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilai-ni-lai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini. b. Guru mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan untuk menguji wawasan siswa menge-nai materi yang telah disampaikan. c. Mengingatkan siswa untuk bersyukur atas kekuasaan Tuhan yang mampu menciptakan makhluk hidup dan alam dengan bermacam peranan dan manfaat untuk kehidupan. d. Memberikan penghargaan pujian dalam lisan atau tulisan kepada kelompok atau individu berkinerja baik. PERTEMUAN IX dan X A. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan kooperatif, tanya jawab, dan diskusi, setelah mempelajari Bab ini siswa diharapkan mampu 1. Mendeskripsikan perkembangan kota dan masalah alih fungsi lahan 2. Mengidentifikasi gerakan penarik, pendorong, ulak-alik. B. Materi Pembelajaran Perkembangan kota dan masalah alih fungsi lahan C. Metode Pembelajaran Pendekatan umum Scientific Strategi pembelajaran Pembelajaran Group Investigation Metode Kooperatif, tanya jawab, dan diskusi D. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar 1. Media Microsoft PowerPoint Bab 3 Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3. 2. Alat gambar-gambar alih fungsi lahan. Alat dan bahan untuk kegiatan diskusi. Komputer dan Proyektor. 3. Sumber Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3, literatur ilmiah buku atau jurnal, internet, dan lingkungan sekitar. E. Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan a. Apersepsi guru menyapa siswa dan mengabsen. b. Guru bertanya tentang jenis-jenis pangan yang terdapat di Indonesia 2. Kegiatan Inti a. Pada kegiatan inti, guru dapat melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model dan pendekatan yang telah disebutkan pada metode pembelajaran. Langkah-langkahnya, dapat diintegrasikan pada kegiatan berikut. Mengamati Observing 82 Memperhatikan masalah yang ditimbulkan dan dari alih fungsi lahan. Menanya Questioning 1 Meminta peserta didik membuat kelompok sesuai perkembangan kota dan masalah alih fungsi lahan 2 Masing-masing kelompok menceritakan materi perkembangan kota dan masalah alih fungsi lahan di Indonesia secara bergantian dengan teman sekelompoknya. Pengumpulan data Eksperimen/Exsplorasi 1 Secara acak, peserta didik memyampaikan hasil diskusi dengan kelompoknya. 2 Menambahkan informasi yang didapatkan dari media lain seperti buku atau internet. Mengasosiasi Associating 1 Menganalisis usaha perkembangan kota dan masalah alih fungsi lahan. Mengkomunikasikan Communicating 1 Masing-masing kelompok membacakan kesimpulan hasil diskusi kelompok di depan kelas. 2 Memberikan penegasan pada materi yang harus dikuasai peserta didik dan meluruskan jika terjadi kesalahan konsep. 3 Memberikan komentar dari setiap penampilan siswa dan menjelaskan ketahanan pangan. 3. Kegiatan Penutup a. Mendorong siswa untuk melakukan, menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilai-ni-lai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini. b. Guru mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan untuk menguji wawasan siswa menge-nai materi yang telah disampaikan. c. Mengingatkan siswa untuk bersyukur atas kekuasaan Tuhan yang mampu menciptakan makhluk hidup dan alam dengan bermacam peranan dan manfaat untuk kehidupan. d. Memberikan penghargaan pujian dalam lisan atau tulisan kepada kelompok atau individu berkinerja baik. PERTEMUAN XI dan XII A. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan diskusi, life skills, dan penugasan, setelah mempelajari Bab ini siswa diharapkan mampu 1. Menganalisis interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang 2. Mengidentifikasi interaksi desa-kota kaitannya dengan pengembangan ekonomi wilayah. B. Materi Pembelajaran Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah C. Metode Pembelajaran Pendekatan umum Scientific Strategi pembelajaran Pembelajaran Group Investigation Metode Diskusi, life skills, dan penugasan D. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar 1. Media Microsoft PowerPoint Bab 3 Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3. 2. Alat Alat dan bahan untuk kegiatan diskusi seperti peta tata guna lahan/penggunaan lahan. Komputer dan Proyektor. 3. Sumber Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3, literatur ilmiah buku atau jurnal, internet, dan lingkungan sekitar. E. Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan 9b. Guru bertanya tentang Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang sertapengembangan ekonomi wilayah di Indonesia 2. Kegiatan Inti a. Pada kegiatan inti, guru dapat melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model dan pendekatan yang telah disebutkan pada metode pembelajaran. Langkah-langkahnya, dapat diintegrasikan pada kegiatan berikut. Mengamati Observing 1 Memperhatikan penjelasan guru tentang Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang sertapengembangan ekonomi wilayah. Menanya Questioning 1 Meminta peserta didik membuat beberapa kelompok. 2 Masing-masing kelompok menceritakan materi tentang Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang sertapengembangan ekonomi wilayah. Pengumpulan data Eksperimen/Exsplorasi 1 Secara acak, peserta didik memyampaikan hasil diskusi dengan kelompoknya. 2 Masaing-masing kelompok menceritakan Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang sertapengembangan ekonomi wilayah. 3 Menambahkan informasi yang didapatkan dari media lain seperti buku atau internet atau mengunjungi instansi pemerintah yang terkait. Mengasosiasi Associating 1 Mengidentifikasi Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah. 2 Menganalisis Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah dengan teman sekelompok. Mengkomunikasikan Communicating 1 Masing-masing kelompok membacakan kesimpulan hasil diskusi kelompok di depan kelas dengan dilengkapi peta yang telah dibuat. 2 Memberikan penegasan pada materi yang harus dikuasai peserta didik dan meluruskan jika terjadi kesalahan konsep. 3. Kegiatan Penutup a. Mendorong siswa untuk melakukan, menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilai-ni-lai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini. b. Guru mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan untuk menguji wawasan siswa menge-nai materi yang telah disampaikan. c. Mengingatkan siswa untuk bersyukur atas kekuasaan Tuhan yang mampu menciptakan makhluk hidup dan alam dengan bermacam peranan dan manfaat untuk kehidupan. d. Memberikan penghargaan pujian dalam lisan atau tulisan kepada kelompok atau individu berkinerja baik. PENILAIAN A. Teknik dan Bentuk Instrumen Kompetensi Inti Teknik Bentuk Instrumen Kompetensi Inti I dan II Pengamatan Sikap Lembar Pengamatan Sikap Rubrik Kompetensi III dan IV Tes Unjuk Kerja Tes Uji Petik Kerja dan Rubrik Tes Tertulis Tes Uraian, Pilihan ganda, tabel penga-matan, atau lembar kerja siswa. 10B. Contoh Instrumen a. Lembar Pengamatan Sikap i. Kompetensi Inti I Pedoman Observasi Sikap Spiritual Petunjuk Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual siswa. Berilah tanda cek v pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang ditampilkan oleh siswa, dengan kriteria sebagai berikut 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Nama Siswa ………. Kelas ………. Tanggal Pengamatan ……….. Materi Pokok ……….. No Aspek Pengamatan Skor Ket. 1 2 3 4 1 Menambah rasa keimanan akan keberadaan dan kebesaran Tuhan saat mempelajari biosfer persebaran flora dan fauna 2 Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu 3 Mengucapkan rasa syukur atas biosfer persebaran flora dan fauna 3 Memberi salam sesuai agama masing-masing sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/ presentasi 4 Mengamalkan sikap toleransi antarumat beragama Jumlah Skor Petunjuk Penyekoran Siswa memperoleh nilai Baik Sekali apabila memperoleh skor 13 - 16 Baik apabila memperoleh skor 9 - 12 Cukup apabila memperoleh skor 5 - 8 Kurang apabila memperoleh skor 1 - 4 ii. Kompetensi Inti II 1. Peduli Pedoman Observasi Sikap Peduli Petunjuk Lembaran ini diisi oleh guru/teman untuk menilai sikap sosial siswa dalam kepedulian. Berilah tanda cek v pada kolom skor sesuai sikap kepedulian yang ditampilkan oleh siswa, dengan kriteria sebagai berikut 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Nama Siswa ………. 11Tanggal Pengamatan ……….. Materi Pokok ……….. No Aspek Pengamatan Skor Ket. 1 2 3 4 1 Menjaga kerapihan dan kebersihan kelas 2 Suka menolong teman/orang lain 3 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan 4 Menghargai pendapat orang lain Jumlah Skor Petunjuk Penyekoran Siswa memperoleh nilai Baik Sekali apabila memperoleh skor 13 - 16 Baik apabila memperoleh skor 9 - 12 Cukup apabila memperoleh skor 5 - 8 Kurang apabila memperoleh skor 1 - 4 2. Tanggung Jawab Pedoman Observasi Sikap Tanggung Jawab Petunjuk Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial siswa dalam tanggung jawab. Berilah tanda cek v pada kolom skor sesuai sikap tanggung jawab yang ditampilkan oleh siswa, dengan kriteria sebagai berikut 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Nama Siswa ………. Kelas ………. Tanggal Pengamatan ……….. Materi Pokok ……….. No Aspek Pengamatan Skor Ket. 1 2 3 4 1 Melaksanakan tugas individu atau kelompok dengan baik 2 Menerima resikodari tindakan yang dilakukan 3 Tidak menuduh orang lain tanpa bukti yang akurat 4 Mengembalikan barang yang dipinjam 5 Meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan Jumlah Skor Petunjuk Penyekoran Siswa memperoleh nilai Baik Sekali apabila memperoleh skor 16 - 20 Baik apabila memperoleh skor 11 - 15 Cukup apabila memperoleh skor 6 – 10 Kurang apabila memperoleh skor 1 - 5 3. Disiplin 12Petunjuk Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial siswa dalam kedisiplinan. Berilah tanda cek v pada kolom skor sesuai sikap disiplin yang ditampilkan oleh siswa, dengan kriteria sebagai berikut Ya = apabila siswa menunjukkan perbuatan sesuai aspek pengamatan Tidak = apabila siswa tidak menunjukkan perbuatan sesuai aspek pengamatan. Nama Siswa ………. Kelas ………. Tanggal Pengamatan ……….. Materi Pokok ……….. No Sikap yang diamati YaMelakukanTidak Ket. 1 Masuk kelas tepat waktu 2 Mengumpulkan tugas tepat waktu 3 Memakai seragam sesuai tata tertib 4 Mengerjakan tugas yang diberikan 5 Tertib dalam mengikuti pembelajaran 6 Mengikuti praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan 7 Membawa buku tulis sesuai mata pelajaran 8 Membawa buku teks mata pelajaran Jumlah Petunjuk Penyekoran Siswa memperoleh nilai Baik Sekali apabila terdapat 7 – 8 jawaban YA Baik apabila terdapat 5 – 6 jawaban YA Cukup apabila terdapat 3 – 4 jawaban YA Kurang apabila terdapat 1 – 2 jawaban YA b. Lembar Tes Unjuk Kerja No Aspek yang dimiliki Ya Tidak Ket 1 Ketelitian mengamati lingkungan 2 Pemahaman akan konsep 3 Kecermatan dalam menghubungkan teori dengan kenyataan dilapangan. 4 Keterampilan mempresentasikan hasil pengamatan dan penjelasan uraian dengan cara yang menarik 5 Mampu mengajukan permasalahan Pertanyaan, ide, gagasan, dan argumentasi 6 Mampu menyajikan penyelesaian dari Suatu permasalahan Petunjuk Penyekoran Siswa memperoleh nilai Baik apabila terdapat 5 – 6 jawaban YA Cukup apabila terdapat 3 – 4 jawaban YA Kurang apabila terdapat 1 – 2 jawaban YA c. Lembar Tes Tertulis 1. Jelaskan bentuk-bentuk persebaran desa. 2. Jelaskan ciri-ciri masyarakat perkotaan. 3. Sebutkan klasifikasi kota berdasarkan pertumbuhan kota dan sosio kulturalnya. 4. Jelaskan teori ketinggian bangunan dalam struktur kota. 135. Sebutkan tiga faktor yang memengaruhi interaksi wilayah. 6. Uraikan perbedaan antara desa swadaya dan desa swasembada. 7. Bagaimana kota tumbuh dan berkembang, serta faktor-faktor apa yang memengaruhi perkembangan dan keramaian suatu kota? 8. Sebutkan daya tarik kota sehingga terjadi urbanisasi. 9. Sebutkan empat manfaat interaksi desa dan kota dampak positif permukaan terhadap lingkungan sosial budaya. d. Lembar Portofolio ……… ……… ……… Keterangan Pengorganisasian pembelajaran pada suatu pertemuan mengacu pada pembelajaran di dalam sil-abus. Bisa juga, pengorganisasian pembelajaran dibantu dengan “jadwal matapelajaran” sesuai struktur kurikulum SMA, dengan catatan o Alokasi waktu untuk setiap matapelajaran dalam “jadwal matapelajaran” tersebut relatif fleksi-bel, disesuaikan dengan tema/sub tema dan kompleksitas kompetensi yang dibelajarkan. o Kegiatan Pembelajaran harus mencakup pembelajaran dalam silabus. o Contoh RPP ini tidak mencakup seluruh pertemuan. Jakarta, 27 Juli 2016 Mengetahui Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Drs. H. Suradi Drs. Johan Effendi 12 Memperhatikan masalah yang ditimbulkan dan dari alih fungsi lahan. Menanya Questioning 1 Meminta peserta didik membuat kelompok sesuai perkembangan kota dan masalah alih fungsi lahan 2 Masing-masing kelompok menceritakan materi perkembangan kota dan masalah alih fungsi lahan di Indonesia secara bergantian dengan teman sekelompoknya. Pengumpulan data Eksperimen/Exsplorasi 1 Secara acak, peserta didik memyampaikan hasil diskusi dengan kelompoknya. 2 Menambahkan informasi yang didapatkan dari media lain seperti buku atau internet. Mengasosiasi Associating 1 Menganalisis usaha perkembangan kota dan masalah alih fungsi lahan. Mengkomunikasikan Communicating 1 Masing-masing kelompok membacakan kesimpulan hasil diskusi kelompok di depan kelas. 2 Memberikan penegasan pada materi yang harus dikuasai peserta didik dan meluruskan jika terjadi kesalahan konsep. 3 Memberikan komentar dari setiap penampilan siswa dan menjelaskan ketahanan pangan. 3. Kegiatan Penutup a. Mendorong siswa untuk melakukan, menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilai-ni-lai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini. b. Guru mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan untuk menguji wawasan siswa menge-nai materi yang telah disampaikan. c. Mengingatkan siswa untuk bersyukur atas kekuasaan Tuhan yang mampu menciptakan makhluk hidup dan alam dengan bermacam peranan dan manfaat untuk kehidupan. d. Memberikan penghargaan pujian dalam lisan atau tulisan kepada kelompok atau individu berkinerja baik. PERTEMUAN XI dan XII A. Tujuan Pembelajaran Melalui kegiatan diskusi, life skills, dan penugasan, setelah mempelajari Bab ini siswa diharapkan mampu 1. Menganalisis interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang 2. Mengidentifikasi interaksi desa-kota kaitannya dengan pengembangan ekonomi wilayah. B. Materi Pembelajaran Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah C. Metode Pembelajaran Pendekatan umum Scientific Strategi pembelajaran Pembelajaran Group Investigation Metode Diskusi, life skills, dan penugasan D. Sumber/ Bahan/ Alat Belajar 1. Media Microsoft PowerPoint Bab 3 Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3. 2. Alat Alat dan bahan untuk kegiatan diskusi seperti peta tata guna lahan/penggunaan lahan. Komputer dan Proyektor. 3. Sumber Buku Aktif dan kreatif Belajar Geografi 3, literatur ilmiah buku atau jurnal, internet, dan lingkungan sekitar. E. Kegiatan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan 2b. Guru bertanya tentang Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang sertapengembangan ekonomi wilayah di Indonesia 2. Kegiatan Inti a. Pada kegiatan inti, guru dapat melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model dan pendekatan yang telah disebutkan pada metode pembelajaran. Langkah-langkahnya, dapat diintegrasikan pada kegiatan berikut. Mengamati Observing 1 Memperhatikan penjelasan guru tentang Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang sertapengembangan ekonomi wilayah. Menanya Questioning 1 Meminta peserta didik membuat beberapa kelompok. 2 Masing-masing kelompok menceritakan materi tentang Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang sertapengembangan ekonomi wilayah. Pengumpulan data Eksperimen/Exsplorasi 1 Secara acak, peserta didik memyampaikan hasil diskusi dengan kelompoknya. 2 Masaing-masing kelompok menceritakan Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang sertapengembangan ekonomi wilayah. 3 Menambahkan informasi yang didapatkan dari media lain seperti buku atau internet atau mengunjungi instansi pemerintah yang terkait. Mengasosiasi Associating 1 Mengidentifikasi Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah. 2 Menganalisis Interaksi desa-kota kaitannya dengan distribusi barang dan orang serta pengembangan ekonomi wilayah dengan teman sekelompok. Mengkomunikasikan Communicating 1 Masing-masing kelompok membacakan kesimpulan hasil diskusi kelompok di depan kelas dengan dilengkapi peta yang telah dibuat. 2 Memberikan penegasan pada materi yang harus dikuasai peserta didik dan meluruskan jika terjadi kesalahan konsep. 3. Kegiatan Penutup a. Mendorong siswa untuk melakukan, menyimpulkan, merefleksi, dan menemukan nilai-ni-lai yang dapat dipetik dari aktivitas hari ini. b. Guru mengajukan beberapa pertanyaan secara lisan untuk menguji wawasan siswa menge-nai materi yang telah disampaikan. c. Mengingatkan siswa untuk bersyukur atas kekuasaan Tuhan yang mampu menciptakan makhluk hidup dan alam dengan bermacam peranan dan manfaat untuk kehidupan. d. Memberikan penghargaan pujian dalam lisan atau tulisan kepada kelompok atau individu berkinerja baik. PENILAIAN A. Teknik dan Bentuk Instrumen Kompetensi Inti Teknik Bentuk Instrumen Kompetensi Inti I dan II Pengamatan Sikap Lembar Pengamatan Sikap Rubrik Kompetensi III dan IV Tes Unjuk Kerja Tes Uji Petik Kerja dan Rubrik Tes Tertulis Tes Uraian, Pilihan ganda, tabel penga-matan, atau lembar kerja siswa. 3B. Contoh Instrumen a. Lembar Pengamatan Sikap i. Kompetensi Inti I Pedoman Observasi Sikap Spiritual Petunjuk Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap spiritual siswa. Berilah tanda cek v pada kolom skor sesuai sikap spiritual yang ditampilkan oleh siswa, dengan kriteria sebagai berikut 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Nama Siswa ………. Kelas ………. Tanggal Pengamatan ……….. Materi Pokok ……….. No Aspek Pengamatan Skor Ket. 1 2 3 4 1 Menambah rasa keimanan akan keberadaan dan kebesaran Tuhan saat mempelajari biosfer persebaran flora dan fauna 2 Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu 3 Mengucapkan rasa syukur atas biosfer persebaran flora dan fauna 3 Memberi salam sesuai agama masing-masing sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat/ presentasi 4 Mengamalkan sikap toleransi antarumat beragama Jumlah Skor Petunjuk Penyekoran Siswa memperoleh nilai Baik Sekali apabila memperoleh skor 13 - 16 Baik apabila memperoleh skor 9 - 12 Cukup apabila memperoleh skor 5 - 8 Kurang apabila memperoleh skor 1 - 4 ii. Kompetensi Inti II 1. Peduli Pedoman Observasi Sikap Peduli Petunjuk Lembaran ini diisi oleh guru/teman untuk menilai sikap sosial siswa dalam kepedulian. Berilah tanda cek v pada kolom skor sesuai sikap kepedulian yang ditampilkan oleh siswa, dengan kriteria sebagai berikut 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Nama Siswa ………. 4Tanggal Pengamatan ……….. Materi Pokok ……….. No Aspek Pengamatan Skor Ket. 1 2 3 4 1 Menjaga kerapihan dan kebersihan kelas 2 Suka menolong teman/orang lain 3 Kesediaan melakukan tugas sesuai kesepakatan 4 Menghargai pendapat orang lain Jumlah Skor Petunjuk Penyekoran Siswa memperoleh nilai Baik Sekali apabila memperoleh skor 13 - 16 Baik apabila memperoleh skor 9 - 12 Cukup apabila memperoleh skor 5 - 8 Kurang apabila memperoleh skor 1 - 4 2. Tanggung Jawab Pedoman Observasi Sikap Tanggung Jawab Petunjuk Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial siswa dalam tanggung jawab. Berilah tanda cek v pada kolom skor sesuai sikap tanggung jawab yang ditampilkan oleh siswa, dengan kriteria sebagai berikut 4 = selalu, apabila selalu melakukan sesuai pernyataan 3 = sering, apabila sering melakukan sesuai pernyataan dan kadang-kadang tidak melakukan 2 = kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan 1 = tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan Nama Siswa ………. Kelas ………. Tanggal Pengamatan ……….. Materi Pokok ……….. No Aspek Pengamatan Skor Ket. 1 2 3 4 1 Melaksanakan tugas individu atau kelompok dengan baik 2 Menerima resikodari tindakan yang dilakukan 3 Tidak menuduh orang lain tanpa bukti yang akurat 4 Mengembalikan barang yang dipinjam 5 Meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan Jumlah Skor Petunjuk Penyekoran Siswa memperoleh nilai Baik Sekali apabila memperoleh skor 16 - 20 Baik apabila memperoleh skor 11 - 15 Cukup apabila memperoleh skor 6 – 10 Kurang apabila memperoleh skor 1 - 5 3. Disiplin 5Petunjuk Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial siswa dalam kedisiplinan. Berilah tanda cek v pada kolom skor sesuai sikap disiplin yang ditampilkan oleh siswa, dengan kriteria sebagai berikut Ya = apabila siswa menunjukkan perbuatan sesuai aspek pengamatan Tidak = apabila siswa tidak menunjukkan perbuatan sesuai aspek pengamatan. Nama Siswa ………. Kelas ………. Tanggal Pengamatan ……….. Materi Pokok ……….. No Sikap yang diamati YaMelakukanTidak Ket. 1 Masuk kelas tepat waktu 2 Mengumpulkan tugas tepat waktu 3 Memakai seragam sesuai tata tertib 4 Mengerjakan tugas yang diberikan 5 Tertib dalam mengikuti pembelajaran 6 Mengikuti praktikum sesuai dengan langkah yang ditetapkan 7 Membawa buku tulis sesuai mata pelajaran 8 Membawa buku teks mata pelajaran Jumlah Petunjuk Penyekoran Siswa memperoleh nilai Baik Sekali apabila terdapat 7 – 8 jawaban YA Baik apabila terdapat 5 – 6 jawaban YA Cukup apabila terdapat 3 – 4 jawaban YA Kurang apabila terdapat 1 – 2 jawaban YA b. Lembar Tes Unjuk Kerja No Aspek yang dimiliki Ya Tidak Ket 1 Ketelitian mengamati lingkungan 2 Pemahaman akan konsep 3 Kecermatan dalam menghubungkan teori dengan kenyataan dilapangan. 4 Keterampilan mempresentasikan hasil pengamatan dan penjelasan uraian dengan cara yang menarik 5 Mampu mengajukan permasalahan Pertanyaan, ide, gagasan, dan argumentasi 6 Mampu menyajikan penyelesaian dari Suatu permasalahan Petunjuk Penyekoran Siswa memperoleh nilai Baik apabila terdapat 5 – 6 jawaban YA Cukup apabila terdapat 3 – 4 jawaban YA Kurang apabila terdapat 1 – 2 jawaban YA c. Lembar Tes Tertulis 1. Jelaskan bentuk-bentuk persebaran desa. 2. Jelaskan ciri-ciri masyarakat perkotaan. 3. Sebutkan klasifikasi kota berdasarkan pertumbuhan kota dan sosio kulturalnya. 4. Jelaskan teori ketinggian bangunan dalam struktur kota. 65. Sebutkan tiga faktor yang memengaruhi interaksi wilayah. 6. Uraikan perbedaan antara desa swadaya dan desa swasembada. 7. Bagaimana kota tumbuh dan berkembang, serta faktor-faktor apa yang memengaruhi perkembangan dan keramaian suatu kota? 8. Sebutkan daya tarik kota sehingga terjadi urbanisasi. 9. Sebutkan empat manfaat interaksi desa dan kota dampak positif permukaan terhadap lingkungan sosial budaya. d. Lembar Portofolio ……… ……… ……… Keterangan Pengorganisasian pembelajaran pada suatu pertemuan mengacu pada pembelajaran di dalam sil-abus. Bisa juga, pengorganisasian pembelajaran dibantu dengan “jadwal matapelajaran” sesuai struktur kurikulum SMA, dengan catatan o Alokasi waktu untuk setiap matapelajaran dalam “jadwal matapelajaran” tersebut relatif fleksi-bel, disesuaikan dengan tema/sub tema dan kompleksitas kompetensi yang dibelajarkan. o Kegiatan Pembelajaran harus mencakup pembelajaran dalam silabus. o Contoh RPP ini tidak mencakup seluruh pertemuan. Jakarta, 27 Juli 2016 Mengetahui Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Drs. H. Suradi Drs. Johan Effendi
sebutkan klasifikasi kota berdasarkan pertumbuhan kota dan sosio kulturalnya