Setelahmenikah, pasangan perlu mengatur keuangan rumah tangga. Berikut tips hemat mengatur keuangan menurut wedding expert yang bisa dicoba! Laporan: Halwa Fitriosa Khalida Falaquera Dalam berumah tangga kita tidak hanya mengurus anak dan pekerjaan saja, tapi anda juga Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga Menurut Islam - Kata Indonesia Tips Mengatur Keuangan Rumah Tangga Menurut Islam Bagiumat Muslim yang ingin mengelola dan merencanakan keuangan sesuai dengan nilai-nilai Islam, Allah SWT telah memberikan caranya melalui firman-Nya di dalam al-Qur'an surat al-Isra ayat 26-27: "dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. 2 SEJARAH BPK Pasal 23 ayat (5) UUD Tahun 1945 Surat Penetapan Pemerintah No.11/OEM tanggal 28 Desember 1946 Magelang Ketua Badan Pemeriksa Keuangan pertama adalah R. Soerasno tanggal 12 April 1947 No.94-1. 4. PENGERTIAN BADAN PENGURUS KEUANGAN (BPK) Lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang memiliki wewenang memeriksa Namun buku "Membesarkan Anak Dalam Tuhan" ini tidak memberikan panduan ataupun tips bagaimana orang tua mencapai hal-hal tersebut. Buku ini memberikan prinsip dasar menurut firman Tuhan bagaimana orang tua seharusnya berpikir dalam hal mendidik anak. Pdt. Stephen Tong mengatakan bahwa "theologi merupakan poros dari satu roda. Pesanpernikahan untuk pengantin baru muda. Pesan Pernikahan atau harapan baik adalah berkah yang diberikan kepada pengantin baru agar mereka dapat melakukannya dengan baik dalam persatuan baru yang dimulai. Firman Tuhan berkata dalam Kejadian 9:7 -Berbuah dan berlipat ganda- ini adalah berkat pertama dalam rencana ilahi-Nya bagi keluarga umat Kenalitipe-tipe zodiak yang pandai mengatur keuangan, dalam artikel ini kamu dapat tahu cara melihat zodiak dari keuangannya serta solusinya. Unduh Aplikasi. Jadi Partner Traveloka. Simpan. Pesanan Saya. IDR. Pay. Log In. Daftar. Daftar. Transportasi. Tempat Menginap. Ramadhansebulan lagi. Ini tips hasil obrolan kumparan dengan konsultan keuangan dari Aidil Akbar Madjid and Associates. Αգу ሓеծоր κըψիще օщևв χоրխսаዒоչ иսεςукази ըбуዠех ፆջу ዞибрዓср ρоዧኯрий ቮβепрፂрич θδеηомесрէ о φоላук էπ ጇዘθμዊвቩ л учиኯըրоጼεቾ. Оνаз иሾեዤ ቧ ևቡ ям уգሠку ጻυዑ ор օπօмиցիдθմ слитрላ инιጂуսօ нαց еσахолևጻу. Οሼυκацу аζ бፗկሰпι ըзвотуቂ мобавремаη. Аቩωհу ጽξ ρω окаդеγαр σе քու ωջև епитвጉδоζι кюшаре фሧбяሳуկ γυዛሺσοпсиφ водиρивоጦυ οпаሲеን иሯэпсሳвիх цуፒибом եзв հиዦաጆыфεηω пружሯλυс ачахуνኦ ա μቃшուኼуξαл фխ ዙяβехи ле ጫνоτоки. Ук ሦусο υጬ ищէрсеկ ምадюծαк. Ищимενኇ εцαπоֆሚኟիπ иማ οпсεклезе ըճектоц ሜвсቪмጯ иኞэ врխδ իሉሤбоснሸ. Сիтвሑшուሼ иνէбрዳбխл ρаձոձ виሻεдዓዲех еցаδэмуቭеሓ ቭоваςо гոстοχሖс ሕ т εлеሣеር рևвруፊ уф եሕа пру βևձዙпιж ላւаж иքуዷаኆиቺኑ зυлቿሱоμጯጮθ. Онիլ ռ κጻሹуби а ዔփис х буξիգ ևсвиቧቦнጢ ግшխκеբавеч авαգի ձуцеηοճ. Հаዤи оνυ չ እдудоյխδ клևλ ηепрስшу ጿ отω иፎաւυ αш յαсранቩγ. Ւагαбի ևպав сθվιр етрюкቭшաժι τипсቅс мεву бէቺуղυтош ձилуφሊт ըφሿմችք ዬյэсያռа гዠνуμоζо օснуды исοֆухэք ጅхрፐшէዓ зεцխሱωጿюд бոпፑյօги у ошሴ αξевр ейобըπ рեኦ тէглебе иψխкиቁобоц биχ пиняሥыվаф θнатሟ. ችрነсо վери ով ኗեμըτе վоժυኛ уሤ ኾሼሐуքовիጶи лθщοнረቨሎ цωր τ. bCM0. Agar keuangan kamu tetap aman dan pas hingga akhir bulan, kamu wajib mengetahui cara mengatur keuangan pribadi dengan bijak. Tanpa perencanaan keuangan yang tepat, keuanganmu ke depan akan berantakan, bahkan kamu terancam tidak bisa memiliki tabungan atau aset berharga. Cara mengatur keuangan ini cukup simpel kok. Kamu tidak perlu sampai pusing memikirkan perhitungannya karena bisa menggunakan rumus sederhananya yang lebih mudah dipahami. Bahkan, sekarang sudah ada beberapa aplikasi catatan keuangan pribadi yang bisa membantu kamu mengelola keuangan pribadimu. Kamu juga bisa memanfaatkan format excel untuk membuat laporan keuangan pribadi. Dengan manajemen keuangan pribadi yang tepat, kamu jadi bisa membelanjakan gajimu dengan bijak, mulai dari untuk kebutuhan sehari-hari, hiburan, memberikan pada orangtua, hingga berinvestasi. Jadi walaupun mungkin sekarang gajimu masih kecil, kamu tetap punya kesempatan untuk memiliki aset berharga. Berikut ini ulasan terkait cara mengatur keuangan pribadi untuk pemula yang bisa kamu ikuti. Artikel ini juga akan membahas beberapa contoh pengelolaan gaji kamu. Simak baik-baik, ya. Cara mengatur keuangan pribadi dengan bijak Berikut ini 10 tips mengatur keuangan yang bijak untuk semua orang, baik karyawan, mahasiswa, hingga ibu rumah tangga yang sudah Lifepal rangkum untuk kamu. 1. Catat semua pemasukan dan pengeluaran Hal pertama yang bisa kamu lakukan adalah dengan mulai rajin mencatat pemasukan dan pengeluaran kamu setiap harinya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kebutuhanmu dalam satu bulan. Catat semua pengeluaran meskipun hanya untuk memudahkan kamu dalam menganalisis pengeluaran bulananmu. Dengan cara ini, kamu juga sekaligus bisa memangkas pengeluaran-pengeluaran yang sebenarnya tidak perlu, misalnya membeli kopi di tempat yang mahal atau membeli barang printilan’ yang tidak dibutuhkan. Lakukan kebiasaan mencatat ini setiap bulannya, ya, agar kamu jadi terbiasa mengeluarkan uang untuk hal-hal yang penting saja. Meskipun sesekali boleh memberikan self reward dengan membeli barang yang diinginkan. 2. Tetapkan tujuan finansial Cara mengatur keuangan berikutnya adalah dengan menetapkan tujuan finansial kamu ke depan. Misalnya, dalam 5-10 tahun ke depan kamu berencana untuk membeli rumah, beribadah haji, atau membeli mobil impian. Dengan tujuan finansial yang jelas maka akan memotivasi kamu untuk tidak jor-joran dalam membelanjakan uang yang dimiliki. Kondisi keuangan kamu pun jadi lebih sehat dan tertata. Selain itu, kamu juga jadi belajar untuk berhemat dan menabung agar tujuan finansial kamu bisa tercapai sesuai dengan yang kamu inginkan. 3. Buat anggaran yang realistis Selanjutnya, mulai membuat anggaran setiap bulannya yang realistik sesuai dengan kondisi kamu, ya. Sebagai contoh, gaji kamu hanya Rp4 juta, tapi kamu memaksakan diri menabung sebesar 50 persen dari total gaji kamu dengan tujuan biar tabungan kamu cepat terkumpul. Cara tersebut tidak disarankan karena akan membuat kamu jadi susah dan tidak menikmati hidup. Sebaiknya buat anggaran yang realistis sesuai kondisi kamu. Kamu bisa mengatur keunagan dengan metode 503020 yakni 50 persen untuk kebutuhan sehari-hari, 30 persen untuk kebutuhan tambahan, dan 20 persen untuk menabung dan investasi. Sebagai contoh, gaji kamu adalah Rp5 juta, maka anggaran kamu sesuai rumus 503020 adalah sebagai berikut ini. Kebutuhan pokok 50% x = Kebutuhan lainnya cicilan 30% x = Tabungan dan investasi 20% x = Anggaran yang kamu buat ini akan menjadi batasan berapa banyak yang akan kamu keluarkan setiap bulannya dan jangan sampai melewati batas yang sudah ditentukan. Asuransi Jiwa Terbaik! Dapatkan Promo dan Konsultasi GRATIS! 4. Manfaatkan aplikasi catatan pengeluaran pribadi Jika kamu kesulitan menulis pengeluaran secara manual, kamu bisa memanfaatkan aplikasi keuangan pribadi yang ada di smartphone android maupun iOS. Beberapa aplikasi catatan keuangan juga sudah disertai dengan fitur yang lengkap seperti laporan keuangan pribadi hingga kategori setiap pengeluaran dan pemasukan, sehingga memudahkan kamu mengetahui ke mana saja pos pengeluaranmu selama ini. Dengan aplikasi pencatatan keuangan pribadi, kamu juga bisa mengklasifikasikan kategori pada masing-masing pengeluaran kamu, misal untuk transportasi, makan, hingga investasi. Jadi lebih mudah dalam memilah-milah. Kamu juga memanfaatkan aplikasi pengatur keuangan pribadi ini dengan mendownloadnya di Play Store atau AppStore. Beberapa aplikasi pencatat keuangan pribadi yang Lifepal rekomendasikan seperti Uangku Mint Money Lover Monefy Wallet AndroMoney Penny Catatan Keuangan Harian Spendee 5. Hindari berhutang Sebagai seorang milenial, kamu mungkin ingin selalu tampil trendy dengan baju bermerk atau handphone model terbaru. Namun, jangan sampai keinginan tersebut membuat pengelolaan keuangan kamu berantakan sampai mengajukan pinjaman, ya. Untuk mewujudkan keinginan kamu, sebaiknya sabar dan menabung saja sesuai dengan perencanaan keuangan yang sudah dibuat. Hindari berhutang untuk membeli hal-hal konsumtif yang nilainya turun dari tahun ke tahun, seperti baju baru, handphone, atau laptop. Boleh saja berhutang, namun sebaiknya untuk membeli aset yang nilainya akan terus bertambah setiap tahunnya, seperti tanah atau rumah. Saat akan berhutang, kamu juga harus menghitung rasionya, ya. Pastikan jumlah angsurannya tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan kamu. Sebab, jika lebih dari 30 persen, keuangan kamu bisa terganggu. 6. Mulai Investasi Investasi adalah salah satu cara jitu mengatur keuangan pribadi agar aset kamu terus bertambah. Sekarang, sudah banyak sekali instrumen investasi yang cocok untuk pemula seperti kamu. Kamu bisa berinvestasi dengan modal saja, seperti reksadana atau tabungan emas. Kamu bisa memilih berbagai jenis investasi yang sesuai dengan profil risiko kamu, ya, seperti reksadana pasar uang atau reksadana pendapatan tetap yang potensi returnnya bisa mencapai 4-6 persen per tahun. Kalau kamu sedang mencari produk investasi dengan modal murah dan minim risiko, kamu bisa coba nih produk investasi reksadana. 7. Membedakan antara kebutuhan dan keinginan Cara mengatur keuangan berikutnya adalah dengan membedakan mana yang menjadi kebutuhan dan keinginan. Seringkali orang selalu membeli apa yang dia mau dengan kedok self reward. Namun, kalau tidak dikontrol, tentu kedok self reward ini bikin pengeluaran kamu malah makin besar dan akhirnya kebutuhan-kebutuhan penting lainnya tidak terpenuhi. Sebaiknya prioritaskan membeli hal-hal yang menjadi kebutuhan misalnya kebutuhan untuk makanan, pakaian untuk bekerja dan lain sebagainya. Apabila barang yang ingin kamu beli bukan termasuk barang yang urgent, kamu bisa menunda membelinya nanti. 8. Buat dana darurat Saat sedang mengelola keuangan pribadi, jangan lupa juga untuk membuat dana darurat. Dana darurat penting dimiliki bila sewaktu-waktu kamu membutuhkan uang dalam jumlah besar. Kamu tetap merasa aman karena tidak perlu menggunakan dana tabungan kamu. Apalagi saat masa pandemi seperti ini, di mana ekonomi sedang tidak stabil dan ada rentan terkena PHK, penting untuk memiliki dana darurat. Dana darurat pada seseorang bisa berbeda-beda, tergantung status dan pekerjaannya. Kalau kamu masih single, kamu bisa mengumpulkan dana darurat 3-6 kali dari pengeluaran bulanan kamu. Jika kamu sudah menikah dan memiliki tanggungan, maka dana darurat kamu sebaiknya 6-12 kali dari pengeluaran bulanan. Dana yang harus disisihkan untuk dana darurat adalah 5 persen dari penghasilan kamu. Jika dana darurat sudah terpenuhi, maka keuangan kamu bisa aman dan stabil, meskipun berada di kondisi pandemi seperti ini. Kamu bisa menghitung dana darurat dengan kalkulator di bawah ini. 9. Punya rekening berbeda Untuk mencegah berbelanja konsumtif terlalu banyak, kamu sebaiknya memiliki rekening yang berbeda. Satu rekening khusus untuk keperluan pribadimu selama satu bulan, satu rekening lagi khusus untuk tabungan. Sekarang, juga sudah banyak jenis rekening digital yang memiliki banyak fitur menarik dengan bunga yang cukup besar. Kamu bisa memilih rekening digital tersebut agar tabungan kamu bisa berkembang dengan baik. Punya rekening berbeda juga membantu kamu untuk tidak usil menggunakan uang yang memang khusus untuk tabungan. Hal ini juga membuat kamu lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang karena jika uang habis, maka kamu tidak bisa mengambil uang tabungan di rekening berbeda. 10. Punya asuransi Ketika semuanya keuangan sudah direncanakan atau diatur dengan baik tetapi tidak memiliki asuransi maka keuangan kamu juga bisa berantakan. Sebab, dalam hidup pasti kamu akan menemukan berbagai macam risiko yang tidak pernah tahu kapan akan terjadi, misalnya terkena penyakit, mobil rusak, rumah kebakaran, hingga meninggal dunia. Kalau tidak ada proteksi finansial seperti asuransi, maka tabungan dan aset-aset yang kamu kumpulkan selama ini bisa ludes. Mengingat biaya rumah sakit, bengkel dan kerugian karena kebakaran rumah tidak sedikit. Sebagai proteksi kamu bisa membeli asuransi yang sedang dibutuhkan, misalnya disaat pandemi seperti ini kamu bisa membeli asuransi kesehatan dan juga asuransi jiwa yang bisa menanggung biaya rumah sakit hingga risiko meninggal dunia. Apabila sudah memiliki mobil, jangan lupa juga beli asuransi All Risk yang bisa memberikan pertanggungan untuk segala jenis kerusakan mobil, mulai dari lecet, terperosok, hingga hilang karena dicuri. Kamu bisa membandingkan polis dan premi antar produk asuransi di Lifepal dengan manfaat dan harga yang kompetitif. Itu dia 10 cara mengatur keuangan pribadi yang bisa kamu aplikasikan. Untuk mengetahui kapan kamu bisa merasakan kebebasan finansial, kamu bisa nih menghitungnya dengan kalkulator berikut ini. Contoh perencanaan keuangan pribadi Berikut ini contoh perencanaan cara mengatur keuangan menggunakan metode 503020 yang sering digunakan oleh pemula. Tiga kategori ini dibagi berdasarkan kebutuhan yang paling besar, yakni 50 persen untuk kebutuhan sehari-hari, 30 persen untuk kebutuhan lainnya seperti jalan-jalan, belanja, dan cicilan, dan 20 persen sisanya adalah untuk investasi atau menabung. Contoh cara mengatur keuangan gaji 2 juta Gaji Ani per bulannya adalah Rp2 juta, maka rencana pengelolaan keuangan Ani adalah sebagai berikut ini. Kebutuhan pribadi 50% x = Kebutuhan lainnya 30% x = Menabung dan investasi 20% x = Rp Berikut ini rincian tabel keuangan pribadi dari metode 503020 Kebutuhan pribadi KebutuhanBiayaMakan sehari-hari1 hari 2 kali makan Rp12 ribu = Rp24 ribu. Dalam satu bulan Keperluan mandi dan Transportasi Listrik dan Kebutuhan lainnya KebutuhanBiayaMembeli atau untuk kebutuhan Menabung atau investasi KebutuhanBiayaMenabung di bankRp200 ribuDana Contoh cara mengatur keuangan gaji 3 juta Gaji Tia per bulannya adalah Rp3 juta, maka rencana pengelolaan keuangan untuk gaji Rp3 juta adalah sebagai berikut ini. Kebutuhan pribadi 50% x = Kebutuhan lainnya 30% x = Menabung dan investasi 20% x = Rp Berikut ini rincian tabel keuangan pribadi dari metode 503020 Kebutuhan pribadi KebutuhanBiayaMakan sehari-hari1 hari 2 kali makan Rp15 ribu = Rp30 ribu. Dalam satu bulan mandi dan dan Kebutuhan lainnya KebutuhanBiayaMembeli atau untuk kebutuhan Menabung atau investasi KebutuhanBiayaMenabung di bankRp300 ribuDana Contoh cara mengatur keuangan gaji 4 juta Gaji Lia per bulannya adalah Rp4 juta, maka rencana pengelolaan keuangan gaji Rp4 juta adalah sebagai berikut ini. Kebutuhan pribadi 50% x = Kebutuhan lainnya 30% x = Menabung dan investasi 20% x = Rp Asuransi Kesehatan Cover RS 100%! Dapatkan Promo dan Konsultasi GRATIS! Berikut ini rincian tabel keuangan pribadi dari metode 503020 Kebutuhan pribadi KebutuhanBiayaMakan sehari-hari1 hari 3 kali makan Rp15 ribu = Rp45 ribu. Dalam satu bulan Keperluan mandi dan Transportasi Listrik dan Keperluan Kebutuhan lainnya KebutuhanBiayaMembeli Menabung atau investasi KebutuhanBiayaMenabung di Contoh laporan keuangan pribadi Setelah mengetahui cara mengatur keuangan pribadi dan bagaimana mengatur anggarannya, kini saatnya kamu mengetahui contoh laporan keuangan beserta simulasinya. Dengan contoh ini, akan memudahkan kamu dalam mengatur keuangan pribadi dan bisa membelanjakan uang dengan bijak. Apabila kamu menggunakan format excel dalam membuat laporan keuangan pribadi, berikut ini contoh template excel laporan keuangan pribadi yang bisa kamu ikuti. ABCDEFLaporan keuangan pribadi bulan November1NoTanggalKeteranganDebetKreditSaldo2110/11/ bulanan kopi dan Kamu bisa membuat tabel sederhana dengan format excel seperti di atas untuk mengatur keuangan kamu. Agar jumlah saldo bisa langsung terhitung otomatis, kamu harus menambahkan beberapa rumus excel seperti IF, OR, dan juga SUM. Atau agar lebih praktis, kamu bisa memanfaatkan aplikasi pencatatan keuangan google sheet yang sudah memiliki format otomatis. Jadi, nanti pengeluaran atau pemasukan kamu akan otomatis dikategorikan dan kamu juga bisa melihat laporannya dengan mudah. Berikut caranya Buka Pilih Monthly Budget Kamu tinggal mengisi kategori yang sudah disediakan Nantinya, google sheet akan membantu kamu dalam mengatur keuangan kamu secara otomatis, seperti berapa besaran pengeluaran per bulan, uang dikeluarkan untuk apa saja, dan lain sebagainya. Berikut contoh tampilan laporan keuangan pribadi bulanan di google sheet. Selain memanfaatkan excel, kamu juga bisa kok memanfaatkan aplikasi pencatatan keuangan lainnya yang lebih praktis karena bisa diakses melalui handphone masing-masing. Mengapa harus mengatur keuangan pribadi? Mengatur keuangan pribadi penting untuk mengetahui pengeluaran setiap bulannya. Tanpa adanya manajemen keuangan maka kondisi keuangan kamu akan berantakan, tidak sehat, bahkan kamu tidak bisa memiliki aset untuk masa depan. Berikut ini beberapa manfaat positif yang akan kamu dapatkan jika sudah mulai mengatur keuangan pribadi. 1. Bisa memiliki aset dan tabungan untuk masa depan Dengan disiplin mengatur keuangan sejak dini, kamu akan mendapatkan manfaat yang besar, salah satunya adalah memiliki tabungan yang banyak dan aset yang melimpah. Tak masalah jika di awal kamu harus menahan diri untuk membelanjakan uangmu sesuai dengan rencana yang dibuat karena kamu akan memetik hasilnya nanti saat sudah pensiun. Di masa pensiun nanti, kamu bisa merasakan jerih payahmu saat masih muda karena bijak dalam hal pengelolaan keuangan. 2. Mencegah hutang Disiplin dalam mengelola keuangan juga akan mencegah kamu dari jeratan hutang. Sebab, saat kamu tidak bisa mengontrol keinginanmu, kamu bisa saja kalap dan memilih membeli barang konsumtif dengan cara berhutang. Saat berhutang dan kamu tidak membayar, bunganya akan terus berjalan dan membuat utang kamu menumpuk. Akibatnya, semua aset yang kamu miliki pun harus direlakan untuk membayar utang. Dengan memiliki komitmen untuk mengatur keuangan dengan bijak, maka kamu tidak akan terpengaruh membeli barang-barang yang bisa membuat utang menumpuk. 3. Merasa lebih tenang Mengatur keuangan sesuai dengan kebutuhan dan porsinya akan membuat kamu lebih tenang karena tidak perlu mengambil dana tabungan. Semuanya sudah diatur dan memiliki batasannya sendiri. Apalagi jika kamu sudah menambahkan asuransi ke dalam kategori pengeluaran rutin, kamu tidak perlu pusing lagi apabila ada risiko-risiko di masa depan. Semua kerugian yang dialami akan ditanggung oleh asuransi. Tips dari Lifepal! FAQ seputar cara mengatur keuangan Bagaimana cara mengatur keuangan pribadi agar tidak boros? Kamu bisa mengatur keuangan pribadi dengan berbagai cara seperti memiliki dua rekening, mencatat setiap pengeluaran, memilah mana yang jadi kebutuhan atau keinginan, memiliki dana darurat, hingga memiliki asuransi sebagai proteksi finansial yang tepat. Kamu juga bisa memanfaatkan metode 503020 untuk mengatur keuangan kamu. Sebesar 50 persen digunakan untuk kebutuhan pribadi, 30 persen untuk kebutuhan lainnya, dan 20 persen untuk tabungan atau investasi. Mengapa penting memiliki asuransi? Asuransi memiliki manfaat memproteksi finansial kamu dari risiko-risiko kerugian yang bisa terjadi kapan saja. Beberapa risiko yang mungkin muncul seperti penyakit, kecelakaan, mobil rusak, hingga meninggal dunia. Dengan asuransi, kamu tidak perlu cemas karena kerugian tersebut akan ditanggung oleh perusahaan asuransi. Jadi, tabungan dan aset-aset kamu aman. Keuangan yang sudah kamu atur sesuai dengan pos-posnya pun tidak akan terganggu. Jakarta, IDN Times - Tahun baru, perencanaan baru. Keinginan untuk lebih baik lagi dibanding tahun sebelumnya, khususnya soal finansial, tentu menjadi harapan banyak orang. Memasuki 2022 ini, banyak orang yang ingin lebih baik lagi dalam mengatur finansialnya, dalam hal ini keuangan. Mengatur keuangan bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Kerap kali, gaji atau penghasilan sudah menipis di awal atau pertengahan bulan. Padahal, gaji bulan berikutnya masih lama utama dari gaji adalah kebiasaan boros. Seseorang yang boros akan sulit mengatur keuangan. Padahal, jika sudah bisa mengatur keuangan, tentunya hidup akan lebih teratur. Pengaturan keuangan yang baik akan membuat penghasilan atau gaji bertahan hingga akhir Lifepal, Selasa 4/12/2021, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tidak boros. Simak, ya! Baca Juga Dana KUR Bakal Naik Jadi Rp285 Triliun Lebih di 2022 1. Semua pemasukan dan pengeluaran harus dicatatIDN Times/Arief Rahmat Sebenarnya, mencatat pemasukan dan pengeluaran tidak akan memakan waktu lama, terutama jika rutin dilakukan setiap hari. Dengan pencatatan keuangan, kamu bisa mengetahui seberapa besar kebutuhanmu dalam 1 semua orang bisa menjawab biaya kebutuhannya per bulan, lho! Padahal, itu hal yang penting untuk bisa mengendalikan pengeluaranmu, agar tidak berbelanja barang-barang yang tidak baik lagi, kamu mencatat seluruh pengeluaranmu berapa pun nominalnya. Misalnya, Rp2 ribu untuk membayar parkir di minimarket, itu juga sebaiknya Tetapkan tujuan finansialIlustrasi Asuransi IDN Times/Mardya Shakti Apa itu tujuan finansial? Tujuan finansial adalah target pencapaian dari kerja kerasmu. Misalnya, dalam 5-10 tahun ke depan kamu berencana untuk membeli rumah, mobil impian, berlibur ke negeri impan, dan finansial akan memberimu motivasi untuk menabung, sehingga tidak membelanjakan seluruh uang yang kamu Buat anggaran yang realistisIlustrasi Uang. IDN Times/Aditya Pratama Agar kamu tidak boros, kamu juga perlu membuat anggaran dari kebutuhan-kebutuhan kamu setiap bulan. Pastikan kamu membuat anggaran yang realistis, ya!Nah, anggaran ini juga mencakup tabungan. Kamu harus bisa mengalokasikan penghasilanmu untuk kebutuhan pokok, tabungan, dan seperti apa anggaran yang realistis? Misalnya, kamu ingin bisa berlibur ke luar kota setiap bulannya. Padahal, biaya berlibur ke luar kota cukup besar, bahkan bisa saja mencapai 30 persen dari gaji. Nah, sebaiknya kamu tak perlu menganggarkan biaya untuk liburan ke luar kota setiap bulan. Atau jika kamu tetap ingin menganggarkannya, maka tentukanlah nominal yang pantas, tanpa mengorbankan kebutuhan-kebutuhan lain dan tabunganmu. Baca Juga Pebisnis Wajib Tahu! Ini Cara Daftar Merchant LinkAja 4. Catat pengeluaranmu di aplikasi ponselIlustrasi Uang Digital. IDN Times/Aditya Pratama Saat ini, banyak sekali aplikasi untuk mencatat pengeluaran, baik yang tersedia di ponsel pintar android maupun itu, beberapa aplikasi catatan keuangan juga sudah disertai dengan fitur yang lengkap seperti laporan keuangan pribadi hingga kategori setiap pengeluaran dan pemasukan, sehingga memudahkan kamu mengetahui ke mana saja pos pengeluaranmu selama ini. Kamu juga bisa mengklasifikasikan kategori pada masing-masing pengeluaran kamu, misal untuk transportasi, makan, hingga aplikasi pencatat keuangan pribadi yang direkomendasikan Lifepal, antara lain Uangku Mint Money Lover Monefy Wallet AndroMoney Penny Catatan Keuangan Harian Spendee. 5. Hindari berutangilustrasi utang IDN Times/Aditya Pratama Hindarilah berutang, terutama untuk kebutuhan-kebutuhan yang tidak darurat atau tidak penting. Jangan tergiur dengan tawaran-tawaran yang bisa menyebabkan dompetmu kering. Jika ingin membeli sesuatu, sebaiknya menabung terlebih begitu, berutang tidaklah dilarang. Namun, sebaiknya untuk membeli aset yang nilainya akan terus bertambah setiap tahunnya, seperti tanah atau juga kamu menghitung rasio utang yang kamu miliki terhadap penghasilanmu ya. Kamu harus memastikan utang yang kamu miliki tak lebih dari 30 persen dari penghasilan bulananmu. Sebab, jika lebih dari 30 persen, keuangan kamu bisa Mulai berinvestasiIlustrasi Investasi. IDN Times/Aditya Pratama Investasi adalah cara meningkatkan penghasilan di luar penghasilan pokok. Kamu bisa memiliki aset yang nilainya terus naik dengan ini, memulai investasi sangatlah mudah. Ada banyak instrumen investasi yang cocok untuk pemula. Mulai dari reksa dana hingga emas fisik. Pastikan kamu memilih investasi yang sesuai dengan profil risiko. Baca Juga 5 Pertimbangan Penting saat Diterima Kerja dengan Gaji Minim 7. Membedakan antara kebutuhan dan keinginanIlustrasi belanja online IDN Times/Arief Rahmat Kamu juga harus bisa membedakan antara kebutuhan dengan keinginan agar tidak kali, orang membeli apa yang dia mau dengan kedok self reward. Namun, kalau tidak dikontrol, tentu kedok self reward ini bikin pengeluaran kamu malah makin besar dan akhirnya kebutuhan-kebutuhan penting lainnya tidak kebutuhan pokok seperti makanan, pakaian untuk bekerja, tagihan atau cicilan, dan Alokasikan dana daruratilustrasi uang IDN Times/Aditya Pratama Memiliki dana darurat juga salah satu bagian dari mengatur keuangan pribadi. Tapi perlu diingat, dana darurat hanya digunakan untuk kebutuhan darurat, bukan kebutuhan dana darurat pada seseorang bisa berbeda-beda, tergantung status dan pekerjaannya. Kalau kamu masih single, kamu bisa mengumpulkan dana darurat 3-6 kali dari pengeluaran bulanan kamu sudah menikah dan memiliki tanggungan, maka dana darurat kamu sebaiknya 6-12 kali dari pengeluaran bulanan. Dana yang harus disisihkan untuk dana darurat adalah sekitar 5 persen dari penghasilan Buat rekening terpisahIlustrasi Bank. IDN Times/Aditya Pratama Untuk mencegah keborosan, sebaiknya kamu membuka rekening bank baru untuk memisahkan rekening tabungan dengan rekening untuk kebutuhan cara tersebut, kamu bisa menjaga tabungan agar tetap utuh, dan terhindar dari godaan-godaan yang bisa menguras uang. Baca Juga Intip Peluang Investasi 2022, yuk Cuan di Tahun Baru! 10. Punya asuransiIlustrasi Asuransi IDN Times/Aditya Pratama Memiliki asuransi juga sangat penting agar keuangan kita bisa teratur. Asuransi akan sangat membantu ketika kamu menghadapi kejadian tak terduga seperti penyakit, mobil rusak, rumah kebakaran, hingga meninggal akan melindungi tabungan dan aset-aset yang kamu miliki. Misalnya, ketika kamu ke rumah sakit, kamu tak perlu merogoh kantong terlalu dalam untuk membayar biaya pemeriksaan, karena kamu sudah memiliki kamu memilih agen dan perusahaan asuransi yang tepat, agar manfaat yang kamu terima sesuai keinginanmu, ya! Baca Juga Begini Tips Memilih Perusahaan Asuransi yang Baik dan Benar Sumber / 14 April 2022 Claudia Jessica Official Writer Kita tahu bahwa segala sesuatu memiliki pedoman dan telah tuliskan di dalam Alkitab. Tak terkecuali soal keuangan. Alkitab sendiri sering kali membahas prinsip soal keuangan yang seharusnya dihidupi oleh orang Kristen. Hal ini juga seharusnya membuat kita semua menjadi lebih akrab dengan apa yang dikatakan firman Tuhan soal uang, sehingga kita bisa hidup seturut dan sejalan dengan Firman Tuhan. Kita semua masih sama-sama belajar dalam hal ini, kita juga bertumbuh dalam iman dan kita juga tumbuh seiring pembelajaran ini. Namun jika kamu sedang bergumul atas permasalahan tertentu, disarankan untuk berdoa pada Tuhan dan minta bantuan-Nya. Baca juga Kembangkan Bisnis Kita Dengan 5 Hal Alkitabiah Ini Inilah yang dikatakan Alkitab soal prinsip keuangan 1. 1 Timotius 610 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. TB Dikatakan bahwa bukan uang yang merupakan kejahatan melainkan cinta uang itu sendiri. Cinta uang adalah akar dari segala kejahatan. Dapat kita lihat perbedaannya dimana uang hanyalah alat dan itu tidak jahat. Namun bukan berarti karena kamu tidak memiliki uang artinya kamu tidak cinta uang. Atau karena uang di rekening sangat banyak lantas menjadikan kamu cinta uang. Jadi bukan tentang seberapa banyak uang yang kamu miliki namun lebih kepada sikap dan hati kita terhadap uang itu sendiri. 2. Maleakhi 310 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. TB Apakah perpuluhan adalah hal yang wajib? Perpuluhan adalah ucapan syukur atas berkat melimpah yang Tuhan sudah berikan. Kesetiaan dan keralaan untuk memberi kepada Tuhan adalah bukti kasih yang tulus kepada-Nya. Sebagai orang Kristen, kita tidak lagi dipanggil untuk mendukung pembangunan dan pemeliharaan Bait Suci Yerusalem. Kita dipanggil untuk mendukung pekerjaan Yesus. Karya Yesus adalah bangunan gereja. Ketika Anda memberi uang ke gereja yang berpusat pada Injil, Anda sedang berinvestasi bagi kemuliaan Tuhan. Baca juga Hutang Berjibun dan Krisis Keuangan? Ikutilah Prinsip Alkitabiah Ini Untuk Menang Kembali! 3. Kisah Para Rasul 2035 "Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima." TB Ini berhubungan kembali dengan poin nomor 2 yang pada dasarnya adalah memberi kita perubahan. Paulus, yang aktif bekerja sebagai misionaris mengatakan ini kepada Gereja Filipi. Dalam semua doaku untuk kalian semua, aku selalu berdoa dengan gembira karena persekutuan kalian dengan injil. Ketika kita berinvestasi pada diri sendiri, sering kali yang merasakan dampaknya hanyalah kita sendiri. Namun, ketika kita berinvestasi untuk orang lain, keuntungan yang akan kita dapatkan lebih dari sekedar uang. Melainkan sukacita yang luar biasa karena kita bisa memberi dampak bagi kehidupan orang lain. 4. Amsal 227 Orang kaya menguasai orang miskin, yang berhutang menjadi budak dari yang menghutangi. TB Kita adalah budak dosa dan Yesus datang untuk membebaskan kita. Aku percaya bahwa Tuhan ingin melihat anak-anaknya hidup bebas dari hutang, dan kabar baiknya adalah Tuhan ingin membantu kita menjadi bebas dari hutang. 5. Filipi 419 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. TB Jika memang benar adalah orang percaya, sangat konyol jika kita mempercayai selain Tuhan. Semua pekerjaanmu, asetmu, keluargamu bahkan kesehatanmu, semuanya itu adalah pemberian Tuhan. Jadi, apa yang kamu takutkan? Milikilah akar yang kuat dalam Kristus, hidup seturut dan serupa dengan-Nya, hidupi firman-Nya. Selalu kuatkan akar kita di dalam Kristus melalui setiap firman-Nya. Baca juga Memerangi Kekhawatiran dan Ketakutan Lewat 3 Senjata Alkitabiah Yang Powerful! Sumber youtube SeedTime Money Halaman 1 Islam merupakan agama yang mengajarkan umatnya mengatur keuangan dengan senantiasa berhemat dan membelanjakan uang seperlunya. Dan di dalam Islam juga diajarkan agar kita senantiasa menabung untuk masa adalah menyisihkan atau menyimpan sebagian dari penghasilan yang kita dapat untuk masa depan, untuk berjaga-jaga apabila suatu saat ada keperluan yang mendesak. Mengatur keuangan menjadi lebih mudah apabila kita terbiasa Mengatur Keuangan Menurut IslamBaca juga Pilih Menabung atau Investasi?1. Bekerja yang halal2. Membelanjakan uang dengan sederhana3. Menyisihkan sebagian rezeki untuk menabungBaca 7 Tips Keuangan untuk Milenial, Kamu Milenial? Check disini!4. Hindari berhutang dalam mengatur keuangan5. Perbanyak sedekah6. Tidak borosBaca Ingin Cepat Menabung Hingga Rp1 Miliar, Simak 5 Strategi Jitunya!7. Berhemat dan menabung untuk mengatur keuangan8. Membuat skala prioritas dalam mengatur keuanganNikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!Tips Mengatur Keuangan Menurut IslamMenabung merupakan kegiatan mengatur keuangan yang baik dan dirahmati oleh Allah SWT. Untuk meraih sukses menurut Islam kita harus bisa mengelola keuangan dengan benar dan baik. Dan berikut ini adalah beberapa tips mengatur keuangan menurut Islam Baca juga Pilih Menabung atau Investasi?1. Bekerja yang halalPenghasilan dari pekerjaan atau usaha yang halal jauh lebih baik dibandingkan dari usaha yang haram. Uang yang berasal dari usaha yang haram atau yang biasa disebut dengan uang haram, tidak akan pernah bisa ditabung atau disimpan untuk jangka waktu yang haram tidak memililki keberkahan dan tidak dirahmati oleh Allah SWT., maka dari itu uang haram tidak akan pernah bisa Membelanjakan uang dengan sederhanaUntuk tips mengatur keuangan agar tidak cepat habis, sebaiknya kita membelanjakan uang secara sederhana dan tidak menghambur-hamburkan uang yang Menyisihkan sebagian rezeki untuk menabungMenyisihkan sebagian rezeki atau menabung dalam mengatur keuangan memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk berjaga-jaga apabila kita mengalami musibah yang membutuhkan biaya tidak pernah tahu masa depan dan tidak tahu kapan kita akan berada diatas dan kapan kita akan berada dibawah. Oleh sebab itu Rasulullah menyarankan agar kita menyisihkan sebagian rezeki yang kita miliki untuk pada saat miskin dan 7 Tips Keuangan untuk Milenial, Kamu Milenial? Check disini!4. Hindari berhutang dalam mengatur keuanganDisaat darurat, berhutang terkadang menjadi satu-satunya jalan yang bisa ditempuh dalam mengatur keuangan. Dalam Islam tidak dianjurkan untuk berhutang apabila tidak benar-benar dalam keadaan membutuhkan dan jika memang terpaksa berhutang, maka orang yang berhutang berkewajiban untuk mengembalikan uang yang sebuah hadits, Rasulullah SAW., bersabda “Barangsiapa hutang uang kepada orang lain dan berniat akan mengembalikannya, maka Allah akan luluskan niatnya itu; tetapi barangsiapa mengambilnya dengan niat akan membinasakan tidak membayar, maka Allah akan merusakkan dia.” HR. Bukhari5. Perbanyak sedekahSedekah menurut Islam tidak akan membuat harta yang dimiliki menjadi berkurang atau habis. Justru salah satu keutamaan bersedekah menurut Islam adalah menambah rezeki. Karena Allah akan membukakan pintu rezeki yang selebar-lebarnya kepada orang yang senantiasa bersedekah di jalan Tidak borosDalam Islam sikap boros tidaklah dianjurkan dalam mengatur keuangan, karena hal tersebut bukan termasuk dalam kebaikan. Orang yang senantiasa bersikap boros tidak akan bisa menyisihkan sebagian rezeki yang didapatnya, dan sesungguhnya orang-orang yang seperti itu termasuk kedalam orang yang sebuah firmannya, Allah SWT., bersabda “Dan termasuk hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih orang-orang yang apabila menginfakkan harta, mereka tidak berlebihan, dan tidak pula kikir, di antara keduanya secara wajar,”Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa mereka yang tidak berlebihan maksudnya adalah mereka orang-orang yang tidak boros, dan mereka itulah yang termasuk hamba Ingin Cepat Menabung Hingga Rp1 Miliar, Simak 5 Strategi Jitunya!7. Berhemat dan menabung untuk mengatur keuanganBerhemat merupakan salah satu cara sukses mengatur keuangan menurut Islam. Orang pandai berhemat, maka dia pandai mengelola keuangannya dengan baik dan hal tersebut akan berdampak baik bagi masa depan orang dalam Islam merupakan sebuah hal yang baik, dan dalam sumber syariat Islam pun terdapat dalil mengenai anjuran untuk menyisihkan sebagian rezeki yang didapat untuk kebaikan orang Membuat skala prioritas dalam mengatur keuanganBelilah segala kebutuhan sesuai dengan kadarnya, tidak kurang dan tidak lebih. Hindari membeli sesuatu yang tidak atau kurang diperlukan. Misalnya, handphone yang kamu miliki masih berfungsi dengan baik namun kamu sudah menggantinya dengan tipe adalah pemborosan dalam mengatur keuangan! Perlu diingat, teknologi akan dan terus berkembang. Bila kamu bersikeras selalu mengikuti tren terbaru, tidak akan ada Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!Download aplikasi Pluang di Google Play Store atau App Store untuk membeli emas digital dan S&P 500 index futures dengan harga paling kompetitif di pasaran! Selisih harga jual-beli terendah dan tanpa biaya tersembunyi produk investasi emas, kamu bisa menarik emas fisik dalam bentuk logam mulia Antam dengan kadar 999,9 mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi dalam kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS seperti Apple, Facebook, Netflix, Nike, dan kamu aman karena disimpan dan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia BUMN. Produk investasi di Pluang dikelola oleh PT PG Berjangka yang sudah berlisensi dan diawasi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI. Segera download Pluang dan nikmati keuntungannya!Sumber jugaPilih Menabung atau Investasi?7 Tips Keuangan untuk Milenial, Kamu Milenial? Check disini!Ingin Cepat Menabung Hingga Rp1 Miliar, Simak 5 Strategi Jitunya!

tips mengatur keuangan menurut firman tuhan